Rss Digg Twitter Delicious Facebook Stumbleupon

Minggu, 31 Oktober 2010

Daftar - daftar BUMN

Daftar BUMN
PEMBIDANGAN SEKTOR BUMN
DI LINGKUNGAN BADAN PENANAMAN MODAL DAN PEMBINAAN BUMN
KEP-01/M-PM,PBUMN/2000 No. DEPUTI/SEKTOR
JUMLAH
I Deputi Bidang Usaha Sektor Keuangan dan Jasa Konstruksi 27
1. Sektor Keuangan 1
2. Sektor Jasa Konstruksi 12
3. Sektor Jasa Konsultan dan Jasa/industri/Pendukung Jasa Konstruksi
14 II Deputi Bidang Usaha Sektor Logistik dan Pariwisata
41
4. Sektor Logistik 30
5. Sektor Pariwisata
11 III Deputi Bidang Usaha Sektor Pertambangan, Industri Strategis,
Energi dan Telekomunikasi 34
6. Sektor Pertambangan 6
7. Sektor Industri Strategis 23
8. Sektor Energi 3
9. Sektor Telekomunikasi
2 IV Deputi Bidang Usaha Sektor Agro Industri, Kehutanan & Kertas,
Percetakan dan Penerbitan 42
10. Sektor Agro Industri 30
11. Sektor Kehutanan 5
12. Sektor Kertas, Percetakan dan Penerbitan
7 T O T A L
144 DEPUTI BIDANG USAHA SEKTOR KEUANGAN DAN JASA KONSTRUKSI
No. Nama BUMN Bidang Usaha Keterangan
1. Bank Bukopin Perbankan Patungan
1)
2. Istaka Karya Konstruksi 2)
3. Wijaya Karya Konstruksi 2)
4. Brantas Abipraya Konstruksi 2)
5. Waskita Karya Konstruksi 2)
6. Nindya Karya Konstruksi 2)
7. Hutama Karya Konstruksi 2)
8. Adhi Karya Konstruksi 2)
9. Pembangunan Perumahan Konstruksi 2)
10. Jasa Marga Konstruksi Jalan Tol 2)
11. Industri Kapal Indonesia Konstruksi/Dok Perkapalan 2)
12. Dok dan Perkapalan Kodja Bahari Konstruksi/Dok Perkapalan 2)
13. Dok dan Perkapalan Surabaya Konstruksi/Dok Perkapalan 2)
14. Amarta Karya Peralatan Berat dan Leasing 3)
15. Indah Karya Konsultan 3)
16. Indra Karya Konsultan 3)
17. Virama Karya Konsultan 3)
18. Yodya Karya Konsultan 3)
19. Bina Karya Konsultan 3)
20. Semen Gresik Tbk Semen 3)
21. Semen Baturaja Semen 3)
22. Semen Kupang Semen 3)
23. Indocement Tunggal Prakasa Semen Patungan 3)
24. Surveyor Indonesia Survey Patungan 3)
25. Sucofindo Survey 3)
26. Biro Klasifikasi Indonesia Survey 3)
27. Survey Udara Penas Survey 3)
DEPUTI BIDANG USAHA SEKTOR LOGISTIK DAN PARIWISATA
No. Nama BUMN Bidang Usaha Keterangan
1. Pelabuhan Indonesia I Pelabuhan Laut 4)
2. Pelabuhan Indonesia II Pelabuhan Laut 4)
3. Pelabuhan Indonesia III Pelabuhan Laut 4)
4. Pelabuhan Indonesia IV Pelabuhan Laut 4)
5. Pelayaran Nasional Indonesia Pelayaran 4)
6. Djakarta Lloyd Pelayaran 4)
7. Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan Pelayaran 4)
8. Pelayaran Bahtera Adiguna Pelayaran 4)
9. Bhanda Ghara Reksa Pergudangan 4)
10. Varuna Tirta Prakasya Freight Forwarding 4)
11. Pengerukan Indonesia Pengerukan 4)
12. Dharma Niaga Perdagangan 4)
13. Cipta Niaga Perdagangan 4)
14. Pantja Niaga Perdagangan Anak Dharma Niaga 4)
15. Kerta Niaga Perdagangan Proses Likuidasi 4)
16. Mega Eltra Perdagangan Anak Pusri 4)
17. Sarinah Perdagangan 4)
18. Indo Farma Farmasi 4)
19. Kimia Farma Farmasi 4)
20. Bio Farma Vaksin 4)
21. PP Berdikari Perdagangan 4)
22. POS Indonesia Pos 4)
23. Kawasan Industri Cilacap Kawasan Patungan 4)
24. Kawasan Industri Medan Kawasan Patungan 4)
25. Kawasan Industri Makassar Kawasan Patungan 4)
26. Jakarta Inddustrial Estate Pulogadung Kawasan Patungan 4)
27. Surabaya Industrial Estate Rungkut Kawasan Patungan 4)
28. Kawasan Berikat Nusantara Kawasan Patungan 4)
29. Pengusahaan Daerah Indsutri Pulau Batam Kawasan 4)
30. Rajawali Nusantara Indonesia Aneka Industri 4)
31. Garuda Indonesia Angkutan Udara 5)
32. Merpati Nusantara Airlines Angkutan Udara Patungan 5)
33. Angkasa Pura I Pelabuhan Udara 5)
34. Angkasa Pura II Pelabuhan Udara 5)
35. Hotel International Indonesia Perhotelan 5)
36. Natour Perhotelan 5)
37. Pengembangan Pariwisata Bali (BTDC) Perhotelan 5)
38. Wisma Nusantara Indonesia Perhotelan Saham RI ke RNI 5)
39. TWC Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Candi 5)
40. Perhotelan dan Perkantoran Indonesia Perkantoran Sagam RI ke RNI 5)
41. Jakarta International Hotel Development Perhotelan Patungan 5)
DEPUTI BIDANG USAHA SEKTOR PERTAMBANGAN, INDUSTRI STRATEGIS, ENERGI DAN
TELEKOMUNIKASI
No. Nama BUMN Bidang Usaha Keterangan
1. Aneka Tambang Tbk Nikel, Emas, dsb 6)
2. Timah Tbk Timah 6)
3. Tambang Batubara Bukit Asam Batubara 6)
4. Sarana Karya Aspal 6)
5. Freeport Indonesia Emas Patungan 6)
6. Inalum Alumunium Patungan 6)
7. Prakarya Industri Industri Strategis Holding 7)
8. Industri Pesawat Terbang Nusantara Pesawat Terbang Anak Holding 7)
9. PINDAD Persenjataan Anak Holding 7)
10. Industri Kereta Api Kereta Api Anak Holding 7)
11. Dahana Bahan Peledak Anak Holding 7)
12. Industri Telekomunikasi Indonesia Telekomunikasi Anak Holding 7)
13. Boma Bisma Indra Ind. Peralatan Anak Holding 7)
14. Krakatu Steel Industri Baja Anak Holding 7)
15. Perkapalan Indonesia (PAL) Ind. Perkapalan Anak Holding 7)
16. LEN Industri Ind. Elektronika Anak Holding 7)
17. Barata Indonesia Ind. Peralatan Anak Holding 7)
18. Industri Sandang I Sandang 7)
19. Industri Sandang II Sandang 7)
20. Cambrics Primissima Sandang Patungan 7)
21. Intirub Ban Patungan 7)
22. Kanebotomen Sandang Sinthetic Mills Sandang Patungan 7)
23. Garam Garam 7)
24. Industri Gelas Industri Gelas 7)
25. Industri Soda Indonesia Industri Soda 7)
26. Batan Teknologi Nuklir 7)
27. Atmindo Peralatan Berat Patungan 7)
28. Unindo Alat Listrik Saham RI ke PLN 7)
29. Prasadha Pamunah Limbah Industri Limbah Industri Patungan 7)
30. Perusahaan Gas Negara Gas 8)
31. Konservasi Energi Abadi Konservasi Energi Patungan 8)
32. Perusahaan Listrik Negara Kelistrikan 8)
33. Indosat Tbk Telkom Internasional 9)
34. Telekomunukasi Indonesia Tbk Telkom Domestik 9)
DEPUTI BIDANG USAHA SEKTOR AGRO INDUSTRI, KEHUTANAN, KERTAS, PERCETAKAN DAN
PENERBITAN
No. Nama BUMN Bidang Usaha Keterangan
1. Perkebunan Nusantara I Perkebunan
10)
2. Perkebunan Nusantara II Perkebunan
10)
3. Perkebunan Nusantara III Perkebunan
10)
4. Perkebunan Nusantara IV Perkebunan
10)
5. Perkebunan Nusantara V Perkebunan
10)
6. Perkebunan Nusantara VI Perkebunan
10)
7. Perkebunan Nusantara VII Perkebunan
10)
8. Perkebunan Nusantara VIII Perkebunan
10)
9. Perkebunan Nusantara IX Perkebunan
10)
10. Perkebunan Nusantara X Perkebunan
10)
11. Perkebunan Nusantara XI Perkebunan
10)
12. Perkebunan Nusantara XII Perkebunan
10)
13. Perkebunan Nusantara XIII Perkebunan
10)
14. Perkebunan Nusantara XIV Perkebunan
10)
15. Socfindo Pupuk Patungan
10)
16. Pupuk Sriwijaya Pupuk Holding
10)
17. Pupuk Kalimantan Timur Pupuk Anak Holding
10)
18. Pupuk Kujang Pupuk Anak Holding
10)
19. Pupuk Iskandar Muda Pupuk Anak Holding
10)
20. Petrokimia Gresik Pupuk Anak Holding
10)
21. Asean Aceh Fertilizer Pupuk Patungan
10)
22. Asean Bintulu Fertilizer Pupuk Patungan
10)
23. Asean Coppers Product Pupuk Patungan
10)
24. Usaha Mina Perikanan Merger
10)
25. Perikanan Samodera Besar Perikanan Merger Usaha Mina
10)
26. Tirta Raya Mina Perikanan Merger Usaha Mina
10)
27. Perikani Perikanan Merger Usaha Mina
10)
28. Pertani Pembibitan
10)
29. Sang Hyang Seri Pembibitan
10)
30. PG Madu Baru Pabrik Gula Patungan
10)
31. Inhutani I HTI dan HPH
11)
32. Inhutani II HTI dan HPH
11)
33. Inhutani III HTI dan HPH
11)
34. Inhutani IV HTI dan HPH
11)
35. Inhutani V HTI dan HPH
11)
36. Kertas Leces Kertas
12)
37. Kertas Padalarang Kertas Patungan
12)
38. Kertas Kraft Aceh Kertas Patungan
12)
39. Kertas Basuki Rachmat Kertas Patungan
12)
40. Kertas Blabak Kertas Patungan
12)
41. Pradnya Paramita Penerbit
12)
42. Balai Pustaka Penerbit
Gudang Garam
Jenis Publik
Industri Rokok
Didirikan 1958
Kantor pusat Kediri, Jawa Timur
Tokoh penting Susilo Wonowidjojo, Presiden Direktur
Produk Gudang Garam Merah,Gudang Garam Filter,Taman Sriwedari,Sigaret Kretek Klobot, Surya Signature, Surya Slims
Karyawan -
Situs web www.gudanggaramtbk.com    Profil GG
PT. Gudang Garam Tbk. merupakan salah satu produsen rokok kretek terkemuka yang menguasai pangsa pasar terbesar di Indonesia, memproduksi lebih dari 70 miliar batang rokok pada tahun 2001 dan dikenal sebagai produsen rokok kretek yang bermutu tinggi.

Dilihat dari asset yang dimiliki, nilai penjualan, pembayaran pita cukai dan pajak kepada Pemerintah Indonesia serta jumlah karyawan, PT Gudang Garam Tbk merupakan perusahaan terbesar dalam industri rokok kretek di Indonesia. PT Gudang Garam Tbk telah mencatatkan sebagian saham-sahamnya di lantai bursa.

Sejarah
Perjuangan PT Gudang Garam Tbk hingga mencapai sukses seperti sekarang ini dimulai sejak tahun 1958.

Pada tanggal 26 Juni 1958, Bapak Surya Wonowidjojo memulai usaha membuat rokok kretek dengan merek dagang "Gudang Garam" dengan bercirikan industri rumah tangga yang hanya menggunakan alat tradisional sederhana. Pada saat itu jumlah tenaga kerjanya hanya sekitar 50 orang dan menempati lahan sewaan seluas 1000 m2 yang berlokasi di jalan Semampir II/1 Kediri. Gudang Garam memulai produksi perdananya, berupa Sigaret kretek Klobot (SKL) dan Sigaret Kretek Tangan (SKT), dengan hasil produksi hanya sekitar 50 juta batang pada tahun 1958. Pada mulanya pemasaran hasil produksi hanya meliputi sekitar daerah Kediri (Karesidenan Kediri).

Setelah menjalankan usaha selama 10 tahun Gudang Garam menjadi semakin terkenal sehingga pendirinya mempertimbangkan untuk memperluas usaha. Pada tahun 1969, perusahaan beralih status menjadi sebuah Firma guna mengikuti perkembangan dunia usaha. Gudang Garam juga mendapat dukungan dari BNI 1946 untuk memenuhi kebutuhan modal kerja yang berawal dari hanya jumlah jutaan rupiah hingga menjadi milyaran rupiah.

Kemudian pada tahun 1971, status perusahaan berubah menjadi Perseroan Terbatas (PT) dan mendapatkan fasilitas PMDN. Dengan status Perseroan Terbatas, PT. Perusahaan Rokok Tjap Gudang Garam semakin berkembang, baik dari segi kualitas produksi, menejemen maupun teknologi, sehingga pada tahun 1979 mulai memproduksi Sigaret Kretek Mesin (SKM). Produksi sigaret kretek mesin ini tidak merubah sifat PT. Gudang Garam sebagai perusahaan yang menganut sistem padat karya, bahkan semakin memperluas kesempatan kerja.

Pada tahun 1985, Bapak Surya Wonowidjojo wafat dengan meninggalkan kenangan indah kepada seluruh karyawan. Saat itu justru persaingan di industri rokok semakin ketat, dengan kondisi demikian, perusahaan harus berjuang demi kelestarian perusahaan dan kesejahteraan karyawan yang merupakan cita-cita beliau.

Untuk memperkuat struktur permodalan dan posisi keuangan perusahaan, maka pada tahun 1990 PT. Gudang Garam melakukan penawaran umum untuk menjual sebagian saham perusahaan kepada masyarakat melalui bursa effek.

Pada tahun 1991, perusahaan mengembangkan usaha di bidang kertas industri melalui PT Surya Pamenang, berkedudukan di Kediri. Prosentase pemilikan saham PT Gudang Garam Tbk. pada PT Surya Pamenang saat ini adalah 100% kurang 1 (satu) saham. Salah satu tujuan pengembangan bidang usaha ini adalah untuk menjamin kesinambungan akan pasok bahan pengepakan bermutu tinggi, yang sebelumnya kebutuhan bahan pengepakan berkualitas tertentu masih harus diimpor. PT Surya Pamenang akan ikut serta memenuhi kebutuhan pasar di Indonesia dan di luar negeri di samping juga untuk memenuhi kebutuhan kertas kemasan PT Gudang Garam Tbk. sendiri.

Produksi PT Surya Pamenang saat ini adalah:
- Coated Folding Boxboard
- Coated Solid Bleached Board
- Coated Duplex Board

Untuk melihat lebih detail tentang PT Surya Pamenang, silahkan klik www.spamenang.com
PT Djarum
Jenis Perusahaan keluarga
Industri Industri tembakau
Didirikan 21 April 1951
Kantor pusat Kudus, Flag of Indonesia.svg Indonesia
Tokoh penting Robert Budi Hartono, CEO
Michael Bambang Hartono
 




PT. Djarum adalah sebuah perusahaan rokok di Indonesia yang bermarkas di Kudus, Jawa Tengah. Djarum merupakan salah satu dari tiga perusahaan rokok terbesar di Indonesia (dua lainnya adalah Gudang Garam dan HM Sampoerna).
Sejarah Djarum berawal saat Oei Wie Gwan membeli usaha kecil dalam bidang kretek bernama Djarum Gramophon pada tahun 1951 dan mengubah namanya menjadi Djarum. Oei mulai memasarkan kretek dengan merek "Djarum" yang ternyata sukses di pasaran. Setelah kebakaran hampir memusnahkan perusahaan pada tahun 1963 (Oei meninggal tak lama kemudian), Djarum kembali bangkit dan memodernisasikan peralatan di pabriknya. Pada tahun 1972 Djarum mulai mengeskpor produk rokoknya ke luar negeri. Tiga tahun kemudian Djarum memasarkan Djarum Filter, merek pertamanya yang diproduksi menggunakan mesin, diikuti merek Djarum Super yang diperkenalkan pada tahun 1981. Saat ini Djarum dipimpin Budi Hartono dan Bambang Hartono, yang dua-duanya merupakan putra Oei.
Selain dunia rokok, Djarum juga dikenal aktif terlibat dalam dunia bulu tangkis. Klub bulu tangkisnya, PB Djarum, telah menghasilkan pemain-pemain kelas dunia seperti Liem Swie King dan Alan Budikusuma. Selain itu, sejak tahun 1998 perusahaan Djarum juga telah menguasai sebagian besar saham Bank Central Asia.

PT Chevron Pacific Indonesia

Chevron Pacific Indonesia (CPI) adalah anak perusahaan dari Chevron yang bertugas mengeksplorasi minyak yang ada di Riau. Sebelum diambil alih oleh Chevron, perusahaan ini bernama Caltex Pacific Indonesia. Para karyawan CPI ditempatkan di 4 kota di Riau yaitu Dumai, Duri, Minas dan Rumbai. CPI juga merupakan perusahaan minyak kontraktor terbesar di Indonesia, dengan produksi sudah mencapai 2 miliar barrel.

Sejarah

CPI pertama kali didirikan di Indonesia pada awal tahun 1924. Standard Oil Company of California (Socal) dan Texas Oil Company (Texaco) membentuk sebuah perusahaan patungan di daerah Sumatera, bernama N.V. Nederlandsche Pacific Petroleum Maatschappij atau NPPM. Perusahaan ini menemukan sebuah sumur minyak non-produktif yang akhirnya ditutup. Pada tahun 1944, ahli geologi NPPM, Richard H. Hopper dan Toru Oki bersama timnya menemukan sumur minyak terbesar di Asia Tenggara, Minas. Sumur ini awalnya bernama Minas No. 1. Minas terkenal dengan jenis minyak Sumatera Light Crude (SLC) yang baik dan memiliki kadar belerang rendah.
Pada masa awal 1950-an, NPPM berubah nama menjadi Caltex Pacific Oil Company (CPOC), dan mulai melakukan ekspor minyak dari Minas, melalui Perawang. Sumur minyak barupun ditemukan di Duri, Bengkalis, dan Petapahan. Nama Caltexpun berubah kembali di awal 1960-an menjadi Caltex Pacific Company (CPC).
Seiring semakin banyaknya sumur minyak yang ditemukan di daerah operasi Caltex, peta daerahpun dibuat. Peta daerah operasi ini biasa disebut Kangaroo Block, karena bentuknya yang seperti kangguru. Di luar Kangaroo Block, Caltex (yang pada dekade 1970-an mengubah kembali namanya menjadi PT Caltex Pacific Indonsia) pada saat itu juga mengopeasikan daerah Coastal Plains Pekanbaru Block (CPP Block) dan Mount Front Kuantan Block (MFK Block).
Pada 1980, CPI merasa memerlukan suatu terobosan untuk meningkatkan produksi minyak di ladang minyak Duri. Pada tahun ini dibangunlah proyek Sistem Injeksi Uap terbesar di dunia, yaitu Duri Steam Flood, yang diresmikan Presiden Soeharto pada pertengahan 1980an.
Pada tahun 2005, Caltex, sebagai anak perusahaan Chevron dan Texaco Inc. diakuisisi oleh Chevron bersama dengan Texaco dan Unocal. Maka, resmi nama PT Caltex Pacific Indonesia berubah menjadi PT Chevron Pacific Indonesia.

PT. Semen Padang

Sejarah Ringkas
ImagePT Semen Padang merupakan pabrik semen tertua di Indonesia yang didirikan pada tanggal 18 Maret 1910 dengan nama NV Nederlandsch Indische Portland Cement Maatschappi (NV NIPCM). Pabrik mulai berproduksi pada tahun 1913 dengan kapasitas 22.900 ton per tahun, dan pernah mencapai produksi sebesar 170.000 ton pada tahun 1939 yang merupakan produksi tertinggi pada waktu itu.

Ketika Jepang menguasai Indonesia tahun 1942-1945, pabrik diambil alih dengan menajemen Asano Cement, Jepang. Pada waktu kemerdekaan tahun 1945 pabrik diambil alih oleh karyawan dan selanjutnya diserahkan kepada pemerintah Republik Indonesia dengan nama Kilang Semen Indarung. Pada agresi militer 1 tahun 1947, pabrik dikuasai kembali oleh Belanda dan namanya diganti menjadi NV Padang Portland Cement Maatschappij (NV PPCM).

ImageBerdasarkan PP No. 50 tanggal 5 Juli 1958, tentang penentuan perusahaan perindustrian dan pertambangan milik Belanda dikenakan nasionalisasi, maka NV Padang Portland Cement Maatschappij dinasionalisasikan dan selanjutnya ditangani oleh Badan Pengelola Perusahaan Industri dan Tambang (BAPPIT) Pusat. Setelah tiga tahun dikelola oleh BAPPIT Pusat, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 135 tahun 1961 status perusahaan diubah menjadi PN (Perusahaan Negara). Akhirnya pada tahun 1971 melalui Peraturan Pemerintah Nomor 7 menetapkan status Semen Padang menjadi PT Persero dengan Akta Notaris No. 5 tanggal 4 Juli 1972.

Berdasarkan Surat Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 5-326/MK.016/1995, Pemerintah melakukan konsolidasi atas tiga Pabrik semen milik Pemerintah yaitu PT Semen Tonasa (PTST), PT Semen Padang (PTSP) dan PT Semen Gresik (PTSG), yang terealisir pada tanggal 15 September 1995, sehingga saat ini PT Semen Padang berada dibawah PT Semen Gresik Tbk (Semen Gresik Group).

Kamis, 28 Oktober 2010

10 Motivasi Cinta yang Salah

Motivasi cinta adalah segala sesuatu yang menjadi dasar kenapa kamu menjalin hubungan percintaan dengan seseorang. Sebut saja berpacaran. Motivasi cinta yang benar dan tepat bisa membantu seseorang dalam meraih kebahagiaan dalam sebuah hubungan. Membuat kamu untuk selalu tegar dalam menghadapi segala permasalah cinta yang datang. Sebaliknya, motivasi cinta yang salah hanya akan membuat seseorang seperti terjebak dalam sebuah hubungan yang tidak dikehendaki, merasa tersiksa dan tertekan. Dan kegagalan hanya tinggal menunggu waktu untuk datang.

Nah, buat kamu yang akan menjalin cinta dengan seseorang, ada baiknya untuk bertanya lebih dulu pada diri sendiri, "Apa sebenarnya motivasi kamu menjalin hubungan tersebut?" Sebagai bahan kajian, berikut ini adalah 10 motivasi cinta yang keliru dan sebaiknya dihindari.


1. Bosan Sendiri
Rasa bosan bisa muncul dan hilang kapan saja. Untuk mengatasi rasa bosan baik karena kesendirian ataupun dengan pasangan, kamu kemudian berhubungan dengan orang lain. Rasa bosan inilah yang membuat kamu menjalani hubungan, bukan karena kamu memang menyukai orang tersebut.

2. Sedang putus asa
Ketika sedang putus asa karena hubungan tidak berjalan dengan baik atau mungkin karena kamu terlalu lama sendiri, kamu pun memutuskan untuk menjalin hubungan dengan seseorang. Padahal kamu tidak menyukainya. Jadi, rasa putus asa bisa sedikit terobati dan menjadikannya sebagai pelarian.

3. Latah atau iri
Saat semua teman-teman atau sepupu kamu bercerita tentang kekasih mereka, terkadang muncul rasa iri. Rasa iri inilah yang sering membuat seseorang latah untuk segera mencari pacar. Tentu saja hal itu, tidak akan membuat hubungan berhasil.

4. Terjebak suasana
Saat di klub atau acara tertentu kamu bertemu dengan seorang yang cukup menarik. Hubungan pun berlanjut, tetapi ternyata kamu tidak teralalu menyukainya. Suasana saat itulah yang membuat dia menarik, sehingga setelah lepas dari suasana itu, kamu baru menyadari kalau tidak terlalu menyukainya.

5. Merasa terpaksa
Saat kamu berstatus jomblo, hal yang sering dilakukan oleh teman ataupun orang tua adalah mengenalkan kamu dengan seseorang. Rasa tidak enak atau ingin menghargai usaha mereka membuat kamu terpaksa berusaha membuat hubungan baik dengannya. Lain soal kalau kamu memang mencintai dia.

6. Hanya penasaran
Sikapnya yang pendiam, dingin dan cuek membuat kamu penasaran. Untuk mengobati rasa penasaran, kamu pun mendekatinya. Setelah ia mulai luluh dengan sikap kamu ataupun rasa penasaran kamu terjawab, kamu meninggalkannya. Rasa penasaran memang bisa membuat seseorang berbuat nekat.

7.  Memanfaatkan
Pria jika sedang mengejar wanita sikapnya tentu sangat baik. Ia bisa mengantarkan kamu kemana saja dan membelikan apapun yang kamu inginkan. Hal tersebut bagi sebagian wanita tentu saja bisa dimanfaatkan. Dengan berpura-pura menyukainya, apa saja bisa didapatkan. Ini juga berlaku sebaliknya (cewek dimanfaatkan oleh cowok) dan yang paling sering terjadi adalah ini.

8. Merasa Kasihan
Saya masih ingat pepatah dari seorang motivator cinta (lupa lagi namanya). "Rasa kasihan bisa menimbulkan Rasa Kasih (cinta). Tapi Kasih yang datang dari rasa kasihan tidak akan berumur panjang. Saat rasa kasihan menghilang, maka kasih pun melayang". Kesimpulannya, rasa kasihan bukanlah motivasi cinta yang baik.

9. Mengatasi kesepian
Menjalin cinta dengan seseorang, memang bisa mengatasi rasa kesepian secara emosional. Tapi ini hanya berlaku dalam jangka waktu tertentu. Kenapa? Karena kamu tidak akan pernah bisa total dalam mencintainya. Saya sudah pernah membahas ini dalam artikel tentang rasa kesepian. silahkan dibaca!

10. Pelarian cinta
Pelarian cinta ini biasa terjadi pada mereka yang ingin menyembuhkan patah hati secara cepat setelah putus cinta. Tentu saja ini alasan yang keliru untuk menjalin sebuah hubungan. Efeknya akan terasa di masa mendatang. Dan sangat tidak adil bagi dia yang kamu jadikan sebagai pelarian.